Entri Populer
-
Cara Berkembang Biak Tumbuhan Paku Alat perkembangbiakan tumbuhan paku yang utama adalah spora. Tumbuhan paku dapat berkembang biak secara a...
-
MENGELOLA ADMINISTRASI GAJI DAN UPAH Dalam Perusahaan Manufaktur, pembayaran kepada karyawan biasanya dibagi menjadi dua golongan yaitu Gaj...
-
JURNAL KHUSUS A. Pengertian Jurnal Khusus Jurnal Khusus adalah jurnal yang dibuat sesuai dengan jenisnya. B. Jenis - Jenis Jurnal Khusus • J...
-
Jenis - Jenis Badan Usaha 1. Perusahaan Perseorangan atau Individu Perusahaan perseorangan adalah badan usaha kepemilikannya dimiliki ol...
-
Laporan Neraca Lapoaran L/R Analisis Perbandingan Neraca Laporan Laba Rugi No. ...
-
Pengertian Perusahaan Dagang Perusahaan Dagang adalah perusahaan yang kegiatannya membeli barang jadi dan menjualnya kembali tanpa melaku ...
-
PROPOSAL BISNIS Usaha Jualan Roti Bakar BANG HALIM Diposkan oleh setya21 di 06.16 . Senin, 03 Mei 2010 Label: proposal PROPOSAL BISNIS Us...
-
Pengertian Pada awal berdirinya usaha, diperlukan suatu acuan atau rencana agar usaha tersebut dapat berjalan sesuai dengan apa yan...
-
1. Pengertian Pengelolaan Kredit Pengelolaan Kredit adalah pengelolaan piutang yang timbul dari transaksi penjualan barang de...
Senin, 05 November 2012
Sistem Informasi Keuangan
Sistem Informasi Akuntansi
Akuntansi pada dasarnya adalah rekaman kegiatan organisasi dalam bentuk (biasanya) bahasa keuangan. Pada dasarnya ilmu akuntansi adalah ilmu untuk mencatat, merekam dan menyajikan informasi kegiatan organisasi dalam bahasa keuangan. Informasi tersebut dapat digunakan untuk dasar pengambilan keputusan oleh manajer. Sistem akuntansi mempunyai siklus induk yaitu siklus buku besar dan beberapa siklus pendukung antara lain siklus pendapatan, siklus pengeluaran kas, siklus konversi, siklus utang, siklus piutang dan siklus SDM yang termasuk didalamnya adalah penggajian.
Informasi Yang Dibutuhkan
1. Tingkat Atas
a. Neraca,
b. Laporan Laba Rugi,
c. Laporan Perubahan Modal,
d. Laporan Arus Kas, dan
e. Laporan Laba Komprehensif.
2. Tingkat Menengah
a. Aktiva Tetap,
b. Utang,
c. Piutang, dan
d. Pajak.
3. Tingkat Bawah
a. Penggajian,
b. Pemasukan kas,
c. Pengeluaran kas, dan
d. Transaksi harian.
Sistem Informasi Anggaran
Sistem Informasi Anggaran ini bertujuan menyediakan informasi keuangan yang dapat dihasilkan antara lain informasi tentang forecast keuangan, informasi tentang modal kerja, informasi tentang investasi, investasi tentang pendaanaan, infomasi tentang pnganggaran modal, informasi tentang kinerja keuangan dan informasi tentang anggaran keuangan.
Informasi Yang Dibutuhkan
1. Tingkat Atas
a. Perencanaaan aliran kas,
b. Perencanaan penggunaan modal,
c. Perencanaan keuntungan tahunan,
d. Perencanaan kebijakan deviden,
e. Perencanaan struktur modal,
f. Perencanaan manajemen pajak,
g. Perencanaaan investasi,
h. Perencanaan angaran modal,
i. Informasi anggaran modal,
j. Informasi pasar modal, dan
k. Informasi pasar uang.
2. Tingkat Menengah
a. Analisis dana,
b. Analisis varian,
c. Analisis profitabilitas,
d. Analisis likuiditas,
e. Analisis manajemen utang,
f. Analisis manajemen aktva,
g. Analisis biaya modal,
h. Analisis diskon, dan
i. Analisis nilai pasar.
3. Tingkat Bawah
a. Pengelolaan kas kecil,
b. Pemasukan dan pengeluaran kas,
c. Umur piutang,
d. Utang dan piutang jatuh tempo, dan
e. Pajak pusat dan daerah.
Sumber : Eko Nugroho, 2008. Sistem Informasi Manajemen Konsep, Aplikasi & Perkembangannya, Andi-Yogyakarta, Yogyakarta.
SIM Berbasis Komputer
- Pengertian
Sistem adalah
seperangkat unsure-unsur yang saling terkait yang secara kolektif
membentuk suatu kesatuan. Maka suatu system informasi manajemen
berbasis computer (Compute-based management information system)
terdiri dari manusia, perangkat keras (hardware), perangkat lunak
(software), data dan prosedur-prosedur organisasi yang saling
berinteraksi untuk menyediakan data dan informasi yang tepat pada
waktunya kepada pihak-pihakdi dalam maupun di luar organisasi yang
berkompeten.
Ada pula yang
mengatakan bahwa SIM berbasis computer adalah suatu SIM yang
menempatkan perkakas pengolah data computer dalam kedudukan yang
penting. SIM yang modern merupakan SIM yang terkomputerisasi sehingga
gagasan-gagasan tentang komputerisasi di dalam organisasi swasta
maupun public sesunguhnya berkenaaan dengan tujuan penyempurnaan
system informasi itu sendiri.
- Ciri - Ciri Kemampuan Komputer dan Otak Manusia
- Unsur - Unsur SIM Berbasis Komputer
* Manusia
Computer
users.
* Perangkat
Keras (hardware)
CPU
beserta perangkat pendukung.
* Perangkat
Lunak (software)
Program-program
computer.
* Data
Fakta-fakta
yang akan dibuat informasi yang bermanfaat.
* Prosedur
Peraturan-peraturan
yang menentukan operasi system computer.
- Pelaksanaan SIM Berbasis Komputer
a. Input
Menyediakan data
mentah ke system komputer.
b. Pengolahan
Diolah/diproses oleh
CPU.
c. Penyimpanan
Setelah data selesai
diproses kemudian data disimpan.
- Memory Komputer
* Primary
Memory/Main Memory
Memory yang diakses
oleh computer secara langsung pada saat computer terebut berfungsi.
* Secondary
Memory
Memory yang
seluruhnya memuat sumber data yang terbaca mesin sebagai cadangan.
- Sistem Operasi Komputer Modern
* Sistem
Pengolahan Dalam Gugus/Tumpukan (bacth processing)
Sistem pengolahan
atau pembaharuan data yang lama, tetapi relative murah.
* Sistem
Pengolah Waktu Nyata (real time processing)
Sistem pengolahan
pembaharuan data yang dilakukan langsung pada file dan database.
Sumber
: Tata Sutabri, 2003. Sistem
Informasi Manajemen, Andi-Yogyakarta,
Jakarta.
Siklus Hidup Sistem
Pengertian
Siklus Hidup System adalah proses evlusioner yang diikuti dalam menerapkan system atau subsistem informasi berbasis computer.
Tahap - Tahap Siklus Hidup Sistem
1. Perencanaan
* Menyadari masalah
Kebutuhan akan proyek yang dirasakan oleh manajer perusahaan maupun menajer non perusahaan.
* Mendefiniskan masalah
Memahami dengan baik agar dapat mengatasi pemasalahan tersebut.
* Menentukan tujuan system
Mengembangkan suatu daftar tujuan sisitem yang harus dipenuhi oleh sistem unutk memuaskan pemakai.
* Mengidentifikasi kendala-kendala system
Kendala-kendala penting untuk diidentifikasi sebelum system benar-benar mulai dkerjakan.
* Membuat studi kelayakan
Suatu tinjauan sekilas pada factor-faktor utama yang akan mempengaruhi kemampuan sistem untuk mencapai tujuan-tujuan yang diinginkan.
* Mempersiapkan usulan pnelitian system
Memberikan dasar yang terinci untuk rancangan system baru mengenai apa yang harus dilakukan system itu dan bagaimana system itu melakukannya.
* Menyetujui atau menolak proyek
Menentukan apakah system itu harus diteruskan atau tidak
* Menetapkan mekanisme pengendalian
Menetapkan pengendalian proyek dengan menentukan apa yang harus dikerjakan, siapa yang melakukan, dan kapan akan dilaksanakan.
2. Analisis
* Mengumumkan penelitian system
Manajemen mengambil langkah-langkah untuk memastikan kerjasama dari para pekerja.
* Mengorganisasikan tim proyek
Tim proyek yang akan melakukan penelitian system dikumpulkan.
* Mendefinisikan kebutuhan informasi
Analisis mempelajarai kebutuhan informasi pemakai dengan terlibat dalam kegiatan pengumpulan informasi.
* Mendefinisikan criteria kinerja system
Menspesifikasikan secara tepat apa yang harus dicapai oleh system.
* Menyiapkan usulan rancangan
Memberikan kesempatan bagi manajer untuk membuat keputusan meneruskan atau menghentikan untuk kedua kalinya.
* Menyetujui atau menolak rancangan proyek
Mengevaluasi usulan rancangan dan menentukan apakah akan memberikan persetujuan atau tidak.
3. Rancangan
* Menyiapkan rancangan system yang terinci
Mendokumentasikan rancangan system baru dengan alat-alat yang dithkan.
* Mengidentifikasi berbagai alternative konfigurasi system
Mengidentfikasi konfigurasi peralatan yang akan memberikan hasil terbaik bagi system untuk menyelesaikan pemrosesan.
* Mengevaluasi berbagai alternative konfigurasi system
Mengevaluasi berbagai alternative yang memenuhi criteria kinerja dengan kendala-kendala yang ada.
* Memilih konfigurasi yang terbaik
Menyesuaikan kombinasi peralatan sehingga semua subsistem menjadi satu konfigurasi tunggal.
* Menyiapkan usulan penerapan
Mengikhtisarkan tugas-tugas penerapan yang harus dilakukan.
* Menyetujui atau menolak penerapan system
Keputusan untuk melanjutkan atau tidak pada system ini.
4. Penerapan
* Merencanakan penerapan
* Mengumumkan penerapan,
* Mendapatkan sumber daya perangkat keras,
* Mendapatkan sumber daya perangkat lunak,
* Menyiapkan database,
* Menyiapkan fasilitas fisik,
* Mendidik peserta dan pemakai,dan
* Masuk ke system baru.
5. Penggunaan
* Menggunakan system,
Menggunakan system untuk mencapai tujuan yang diidentifikasikan pada tahap perencanaan.
* Audit system
Untuk menenttukan seberapa baik system bau itu memenuhi criteria kerja.
* Memelihara system
Memperbaiki kesalahan, menjaga kemutakhiran system, dan Meningkatkan system.
Sumber : McLeod Raymond, 1995. Sistem Informasi Manajemen, Jilid I, PT Prenhallindo, Jakarta.
Siklus
Hidup Sistem
Siklus Hidup System adalah proses evlusioner yang diikuti dalam menerapkan system atau subsistem informasi berbasis computer.
Tahap - Tahap Siklus Hidup Sistem
1. Perencanaan
Langkah - Langkah Dalam Tahap Perencanaan
a. Menyadari masalah
Kebutuhan akan proyek yang dirasakan oleh manajer perusahaan maupun menajer non perusahaan.
b. Mendefiniskan masalah
Memahami dengan baik agar dapat mengatasi pemasalahan tersebut.
c. Menentukan tujuan system
Mengembangkan suatu daftar tujuan sisitem yang harus dipenuhi oleh sistem unutk memuaskan pemakai.
d. Mengidentifikasi kendala-kendala system
Kendala-kendala penting untuk diidentifikasi sebelum system benar-benar mulai dkerjakan.
e. Membuat studi kelayakan
Suatu tinjauan sekilas pada factor-faktor utama yang akan mempengaruhi kemampuan sistem untuk mencapai tujuan-tujuan yang diinginkan.
f. Mempersiapkan usulan penelitian system
Memberikan dasar yang terinci untuk rancangan system baru mengenai apa yang harus dilakukan system itu dan bagaimana system itu melakukannya.
g. Menyetujui atau menolak proyek
Menentukan apakah system itu harus diteruskan atau tidak
h. Menetapkan mekanisme pengendalian
Menetapkan pengendalian proyek dengan menentukan apa yang harus dikerjakan, siapa yang melakukan, dan kapan akan dilaksanakan.
2. Analisis
Langkah - Langkah Dalam Tahap Analisis
a. Mengumumkan penelitian system
Manajemen mengambil langkah-langkah untuk memastikan kerjasama dari para pekerja.
b. Mengorganisasikan tim proyek
Tim proyek yang akan melakukan penelitian system dikumpulkan.
c. Mendefinisikan kebutuhan informasi
Analisis mempelajarai kebutuhan informasi pemakai dengan terlibat dalam kegiatan pengumpulan informasi.
d. Mendefinisikan criteria kinerja system
Menspesifikasikan secara tepat apa yang harus dicapai oleh system.
e. Menyiapkan usulan rancangan
Memberikan kesempatan bagi manajer untuk membuat keputusan meneruskan atau menghentikan untuk kedua kalinya.
Menyetujui atau menolak rancangan proyek
Mengevaluasi usulan rancangan dan menentukan apakah akan memberikan persetujuan atau tidak.
Rancangan
Langkah - Langkah Dalam Tahap Rancangan
Menyiapkan rancangan system yang terinci
Mendokumentasikan rancangan system baru dengan alat-alat yang dithkan.
Mengidentifikasi berbagai alternative konfigurasi system
Mengidentfikasi konfigurasi peralatan yang akan memberikan hasil terbaik bagi system untuk menyelesaikan pemrosesan.
Mengevaluasi berbagai alternative konfigurasi system
Mengevaluasi berbagai alternative yang memenuhi criteria kinerja dengan kendala-kendala yang ada.
Memilih konfigurasi yang terbaik
Menyesuaikan kombinasi peralatan sehingga semua subsistem menjadi satu konfigurasi tunggal.
Menyiapkan usulan penerapan
Mengikhtisarkan tugas-tugas penerapan yang harus dilakukan.
Menyetujui atau menolak penerapan system
Keputusan untuk melanjutkan atau tidak pada system ini.
Penerapan
Langkah - Langkah Dalam Tahap Penerapan
Merencanakan penerapan
Mengumumkan penerapan,
Mendapatkan sumber daya perangkat keras,
Mendapatkan sumber daya perangkat lunak,
Menyiapkan database,
Menyiapkan fasilitas fisik,
Mendidik peserta dan pemakai,dan
Masuk ke system baru.
Penggunaan
Langkah - Langkah Dalam Tahap Penggunaan
Menggunakan system,
Menggunakan system untuk mencapai tujuan yang diidentifikasikan pada tahap perencanaan.
Audit system
Untuk menenttukan seberapa baik system bau itu memenuhi criteria kerja.
Memelihara system.
Memperbaiki kesalahan, menjaga kemutakhiran system, dan Meningkatkan system.
Sumber : McLeod Raymond, 1995. Sistem Informasi Manajemen, Jilid I, PT Prenhallindo, Jakarta.
Pengambilan Keputusan
Pembuatan Keputusan di latar belakangi oleh adanya suatu masalah atau problem dalam usaha mencapai suatu tujuan tertentu. Pembuatan Keputusan ini bertujuan mengatasi atau memecahkan masalah yang bersangkutan sehingga usaha pencapaian tujuan yang dimaksud dapat dilaksanakna secara baik dan efektif. Selain itu pembuatan masalah juda dipandang sebagai usaha untuk mencari jalan keluar dari suatu masalah yang terjadi.
Tiga Golongan Masalah
1. Masalah Korektif
Masalah yang timbul karena adanya penyimpangan dari apa yang direncanakan.
2. Masalah Progresif
Masalah yang terjadi akibat adanya keinginan untuk memperbaiki atau meningkatkan suatu prestasi atau hasil masa lalu.
3. Masalah Kreatif
Masalah yang muncul karena adanya keinginan untuk menciptakan sesuatu yang sama sekali baru.
Tipe - Tipe Pengambilan Keputusan
Metode pengklasifikasian keputusan yaitu keputusan diprogram dan keputusan tidak diprogram. Keputusan juga dapat dibedakan menjadi keputusan kepastian, keputusan resiko, dan keputusan ketidakpastian.
1. Keputusan Diprogram
Keputusan yang dibuat menurut kebiasaan, aturan, atau prosedur.
2. Keputusan Tidak Diprogram
Keputusan yang berkenaan engan masalah khusus, khas, atau tidak biasa.
3. Keputusan Kepastian
Keputusan yang sudah pasti apabila kita melaksanakannya maka akan mendapatkan hasil yang baik.
4. Keputusan Resiko
Keputusan yang apabila kita melaksanakannya maka akan mendapatkan hasil yang baik tetapi beresiko.
5. Keputusan Ketidakpastian
Keputusan yang apabila kita melaksanakannya maka belum tentu akan mendapatkan hasil yang baik.
Proses Pengambilan Keputusan
a. Pemahaman dan perumusan masalah,
b. Pengumpulan dan analisis data yang relevan,
c. Pengembangan alternative,
d. Evaluasi alternative,
e. Pemilihan alternative terbaik,
f. Implementasi keputusan, dan
g. Evaluasi hasil-hasil keputusan.
Kriteria Pengambilan Keputusan
a. Memaksimalkan nilai yang diharapkan, dan
b. Pemuasan.
Sumber : Tata Sutabri, 2003. Sistem Informasi Manajemen, Andi-Yogyakarta, Jakarta.
Minggu, 24 Juni 2012
USAHA SABLON ONLINE
Profil
Usaha
Sablon Digital kini menjadi pilihan yang menarik.
Mengapa tidak teknologinya sudah ada, tinggal copy paste, praktis dan
hasilnya lumayan. Untuk lebih jelasnya mari kita selami seluk beluk
dan peluang usaha sablon digital.
Bisnis sablon digital memiliki ceruk pasar pasar yang baru tumbuh dan berkembang. Obyek bidikan bisnis sablon digital, tidak hanya konsumen pribadi saja, tapi industri besar, kantor swasta dan pemerintah juga membutuhkannya. Khususnya mereka pebisnis tentunya ingin bisnisnya dikenal luas, maka mereka tidak akan meninggalkan kegiatan promosi. Usaha sablon digital inilah yang akan menjadi metoda promosi yang menarik.
Pasar yang lapar seperti ini sangat menguntungkan usaha sablon digital, Sebab para pengusaha butuh produk sablon digital untuk media promosi sebagai upaya menarik perhatian pelanggan. Pada umumnya jenis usaha sablon, akan mengalami masa panen pada sudah musim pilkada. Semua kandidat butuh promosi baik itu pada pemilihan kepala dareah ataupun pemilihan legislative.
Para calon legislatif itu membutuhkan layanan sablon digital untuk memproduksi souvenir sebagai sarana promosi pencalonan mereka. Para pengusaha sblon digital akan kebanjiran order gede ketiaka musim pilkada.
Produk yang Dijual
Perbandingan antara bisnis sablon manual dengan bisnis sablon digital.
Sablon didital memiliki keunggulan dibanding sablon manual. Kualitas produk sablon digital lebih bagus. Sablon digital memberikan peluang untuk penggunaan warna yang sempurna, full colour. Sedangkan untuk sablon manual penggunaan warnanya terbatas pada beberapa saja. Dalam pelaksanaannya sablon digital menggunakan teknologi printer berwarna sehinggga gambarnya juga bagus bisa didesain langsung dengan komputer, warna bisa lengkap. Selanjutnya gambar bisa di transfer dari media cetak printernya ke media promosi seperti piring, mug, gelas, kaos dan media lainnya.
Usaha sablon digital ini membutuhkan modal yang tergolong sedang, kurang dari tujuh jutaan. Berikut ini kami paparkan contoh kalkulasi biaya produksi sablon digital dengan media sebuah T-sirt/kaos.
Harga kaos polos jadi : Rp 17.000
Kertas untuk Transfer : Rp 250
Biaya cetak : Rp 1.280
Total biaya produksi = Rp 18.510
Perkiraan harga jual (tergantung situasi dan kondisi) berkisar = Rp 35.000 – Rp 40.000
Margin keuntungan = 100% lebih.
Peralatan minimal yang mesti disiapkan untuk menjalankan usaha sablon digital, antara lain perangkat komputer, printer inkjet dan media cetaknya (kertas transfer), Mesin press atau mesin transfer gambar, masing-masing media mempunyai mesin press yang berbeda, media kaos mesin pressnya datar, media mug mesin pressnya melengkung sebagaimana bentuk mug.
Untuk membeli mesin sablon digital tidaklah sulit karena banyak produsen yang telah merancang dan menjual aneka mesin sablon digital. Tinggal kita memilih mana yang kualitas dan harganya sesuai dengan kebijakan kita, ada baiknya anda memilih mesin sablon digital yang bergaransi servis dengan jangka waktu yang panjang.
Hendaklah anda juga memilih tinta yang kualitasnya terbaik. Warna tajam, tidak mblobor dan tidak luntur kena air.
Bisnis sablon digital memiliki ceruk pasar pasar yang baru tumbuh dan berkembang. Obyek bidikan bisnis sablon digital, tidak hanya konsumen pribadi saja, tapi industri besar, kantor swasta dan pemerintah juga membutuhkannya. Khususnya mereka pebisnis tentunya ingin bisnisnya dikenal luas, maka mereka tidak akan meninggalkan kegiatan promosi. Usaha sablon digital inilah yang akan menjadi metoda promosi yang menarik.
Pasar yang lapar seperti ini sangat menguntungkan usaha sablon digital, Sebab para pengusaha butuh produk sablon digital untuk media promosi sebagai upaya menarik perhatian pelanggan. Pada umumnya jenis usaha sablon, akan mengalami masa panen pada sudah musim pilkada. Semua kandidat butuh promosi baik itu pada pemilihan kepala dareah ataupun pemilihan legislative.
Para calon legislatif itu membutuhkan layanan sablon digital untuk memproduksi souvenir sebagai sarana promosi pencalonan mereka. Para pengusaha sblon digital akan kebanjiran order gede ketiaka musim pilkada.
Produk yang Dijual
Perbandingan antara bisnis sablon manual dengan bisnis sablon digital.
Sablon didital memiliki keunggulan dibanding sablon manual. Kualitas produk sablon digital lebih bagus. Sablon digital memberikan peluang untuk penggunaan warna yang sempurna, full colour. Sedangkan untuk sablon manual penggunaan warnanya terbatas pada beberapa saja. Dalam pelaksanaannya sablon digital menggunakan teknologi printer berwarna sehinggga gambarnya juga bagus bisa didesain langsung dengan komputer, warna bisa lengkap. Selanjutnya gambar bisa di transfer dari media cetak printernya ke media promosi seperti piring, mug, gelas, kaos dan media lainnya.
Usaha sablon digital ini membutuhkan modal yang tergolong sedang, kurang dari tujuh jutaan. Berikut ini kami paparkan contoh kalkulasi biaya produksi sablon digital dengan media sebuah T-sirt/kaos.
Harga kaos polos jadi : Rp 17.000
Kertas untuk Transfer : Rp 250
Biaya cetak : Rp 1.280
Total biaya produksi = Rp 18.510
Perkiraan harga jual (tergantung situasi dan kondisi) berkisar = Rp 35.000 – Rp 40.000
Margin keuntungan = 100% lebih.
Peralatan minimal yang mesti disiapkan untuk menjalankan usaha sablon digital, antara lain perangkat komputer, printer inkjet dan media cetaknya (kertas transfer), Mesin press atau mesin transfer gambar, masing-masing media mempunyai mesin press yang berbeda, media kaos mesin pressnya datar, media mug mesin pressnya melengkung sebagaimana bentuk mug.
Untuk membeli mesin sablon digital tidaklah sulit karena banyak produsen yang telah merancang dan menjual aneka mesin sablon digital. Tinggal kita memilih mana yang kualitas dan harganya sesuai dengan kebijakan kita, ada baiknya anda memilih mesin sablon digital yang bergaransi servis dengan jangka waktu yang panjang.
Hendaklah anda juga memilih tinta yang kualitasnya terbaik. Warna tajam, tidak mblobor dan tidak luntur kena air.
Kekuatan
Diri(Strengths)
Usaha kami memiliki keunggulan jika dibandingkan dengan perusahaan lain yaitu selain menjual produk yang diperoleh dari suplier yaitu perusahaan lain kami juga memproduksi produk kami sendiri dengan pertimbangan desainnya unik dan jumlahnya terbatas jadi menjamin eksklusifitas. Produk unggulan yang kami produksi sendiri adalah pakaian, asesoris, dan pernak-pernik seputar film, game, anime, dan komik.
Kelemahan Diri(Weakness)
Keadaan tren yang berubah dengan sangat cepat memaksa perusahaan agar dapat mengikuti perubahan tren tersebut agar perusahaan tidak kehilangan konsumennya dan mengalami penurunan jumlah penjualan.
Peluang usaha,
sablon digital dan tinta semakin banyaknya bisnis usaha yang bergerak di bidang usaha, sablon digital dan tinta. bisnis ini semakin berkembang dengan pesat, kita menyadari kebutuhan sandang dan usaha saling berkaitan serta membutuhkan satu dengan lainnya. contoh : saat kita membuka usaha sablon digital ada perusahaan / toko yang ingin membuat banner / spanduk serta sablon lainnya lalu toko tersebut akan melakukan order ke perusahaan kita.
yang ditekankan mencari peluang usaha, sablon digital dan tinta kita dituntut mengerti dahulu usaha apa yang akan dikembangkan dan tidak akan pernah mati usaha tersebut dan semakin dibutuhkan di kemudian hari, misal bisnis pulsa atau jual handphone merupakan salah satu contoh bisnis usaha yang semakin dibutuhkan setiap orang untuk berkomunikasi dan tidak akan ada habisnya, tetapi apakah peluang usaha seperti ini dapat menjanjikan keuntungan? jawabannya bisa anda tanyakan sendiri karena usaha tersebut hampir jarak 50 meter orang memiliki usaha tersebut dan kita bersaing sangat ketat tetapi ketika kita melihat peluang yang sangat besar bisnis tersebut bisa menjadi pilihan.
Berbeda dengan peluang usaha, sablon digital dan tinta yang membedakan adalah masih sedikitnya orang yang bergelut di bidang sablon, digital dan tinta serta peluang usaha seperti ini dapat menjadikan keuntungan yang besar dengan pengelolaan dan manajemen yang baik. modal yang diperlukan juga tidak sangat besar dengan merintis usaha dan melihat peluangnnya bisnis ini bisa menjadi besar dan berkembang.
Ancamaan Usaha
Ancaman utama yang dihadapi oleh usaha ini adalah perusahaan-perusahaan besar yang telah dikenal oleh masyarakat. Perusahaan-perusahaan tersebut mempunyai pangsa pasar yang sangat besar serta mempunyai nama dan lebih dikenal di masyarakat. Kegiatan produksi mereka dibiayai dengan biaya yang besar dan dikelola dengan sistem manajemen yang baik, mempergunakan peralatan modern sehingga mampu menghasilkan produk yang baik, dan memiliki bisnis grosir dengan prosentase besar. Namun ancaman ini merupakan faktor pendorong dalam menjalankan usaha agar lebih giat dalam berproduksi, selalu meningkatkan dan mempertahankan mutu, kekhasan dan kualitas supaya dapat merebut segmen pasar dan konsumen tidak berpaling pada produk lain.
Usaha kami memiliki keunggulan jika dibandingkan dengan perusahaan lain yaitu selain menjual produk yang diperoleh dari suplier yaitu perusahaan lain kami juga memproduksi produk kami sendiri dengan pertimbangan desainnya unik dan jumlahnya terbatas jadi menjamin eksklusifitas. Produk unggulan yang kami produksi sendiri adalah pakaian, asesoris, dan pernak-pernik seputar film, game, anime, dan komik.
Kelemahan Diri(Weakness)
Keadaan tren yang berubah dengan sangat cepat memaksa perusahaan agar dapat mengikuti perubahan tren tersebut agar perusahaan tidak kehilangan konsumennya dan mengalami penurunan jumlah penjualan.
Peluang usaha,
sablon digital dan tinta semakin banyaknya bisnis usaha yang bergerak di bidang usaha, sablon digital dan tinta. bisnis ini semakin berkembang dengan pesat, kita menyadari kebutuhan sandang dan usaha saling berkaitan serta membutuhkan satu dengan lainnya. contoh : saat kita membuka usaha sablon digital ada perusahaan / toko yang ingin membuat banner / spanduk serta sablon lainnya lalu toko tersebut akan melakukan order ke perusahaan kita.
yang ditekankan mencari peluang usaha, sablon digital dan tinta kita dituntut mengerti dahulu usaha apa yang akan dikembangkan dan tidak akan pernah mati usaha tersebut dan semakin dibutuhkan di kemudian hari, misal bisnis pulsa atau jual handphone merupakan salah satu contoh bisnis usaha yang semakin dibutuhkan setiap orang untuk berkomunikasi dan tidak akan ada habisnya, tetapi apakah peluang usaha seperti ini dapat menjanjikan keuntungan? jawabannya bisa anda tanyakan sendiri karena usaha tersebut hampir jarak 50 meter orang memiliki usaha tersebut dan kita bersaing sangat ketat tetapi ketika kita melihat peluang yang sangat besar bisnis tersebut bisa menjadi pilihan.
Berbeda dengan peluang usaha, sablon digital dan tinta yang membedakan adalah masih sedikitnya orang yang bergelut di bidang sablon, digital dan tinta serta peluang usaha seperti ini dapat menjadikan keuntungan yang besar dengan pengelolaan dan manajemen yang baik. modal yang diperlukan juga tidak sangat besar dengan merintis usaha dan melihat peluangnnya bisnis ini bisa menjadi besar dan berkembang.
Ancamaan Usaha
Ancaman utama yang dihadapi oleh usaha ini adalah perusahaan-perusahaan besar yang telah dikenal oleh masyarakat. Perusahaan-perusahaan tersebut mempunyai pangsa pasar yang sangat besar serta mempunyai nama dan lebih dikenal di masyarakat. Kegiatan produksi mereka dibiayai dengan biaya yang besar dan dikelola dengan sistem manajemen yang baik, mempergunakan peralatan modern sehingga mampu menghasilkan produk yang baik, dan memiliki bisnis grosir dengan prosentase besar. Namun ancaman ini merupakan faktor pendorong dalam menjalankan usaha agar lebih giat dalam berproduksi, selalu meningkatkan dan mempertahankan mutu, kekhasan dan kualitas supaya dapat merebut segmen pasar dan konsumen tidak berpaling pada produk lain.
Sumber :
http://www.tonerbagus.com/2012/04/peluang-usaha-sablon-digital.html
Rabu, 02 Mei 2012
Definisi Kewirausahaan (Entrepreneurship) Menurut Para Ahli
Peter F Drucker
Kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru dan berbeda (ability to create the new and different) .
Kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru dan berbeda (ability to create the new and different) .
Thomas W Zimmerer
Kewirausahaan adalah penerapan kreativitas dan keinovasian untuk memecahkan permasalahan dan upaya memanfaatkan peluang-peluang yang dihadapi orang setiap hari.
Andrew J Dubrin
Seseorang yang mendirikan dan menjalankan sebuah usaha yang inovatif (Entrepreneurship is a person who founds and operates an innovative business).
Seseorang yang mendirikan dan menjalankan sebuah usaha yang inovatif (Entrepreneurship is a person who founds and operates an innovative business).
Robbin & Coulter
Entrepreneurship is the process whereby an individual or a group of individuals uses organized efforts and means to pursue opportunities to create value and grow by fulfilling wants and need through innovation and uniqueness, no matter what resources are currently controlled.
Entrepreneurship is the process whereby an individual or a group of individuals uses organized efforts and means to pursue opportunities to create value and grow by fulfilling wants and need through innovation and uniqueness, no matter what resources are currently controlled.
Dari definisi tentang Entrepreneurship
diatas terdapat 3 tema penting yang dapat di identifikasi:
1. Pursuit
of opportunities , (entrepreneurship adalah berkenaan dengan mengejar
kecenderungan dan perubahan-perubahan lingkungan yang orang lain tidak melihat
dan memperhatikannya).
2. Innovation,
(entrepreneurship mencakup perubahan perombakan, pergantian bentuk, dan
memperkenalkan pendekatan-pendekatan baru…. Yaitu produk baru atau cara baru
dalam melakukan bisnis).
3. Growth
(Pasca entrepreneur mengejar pertumbuhan, mereka tidak puas dengan tetap kecil
atau tetap dengan ukuran yang sama. Entrepreneur menginginkan bisnisnya tumbuh
dan bekerja keras untuk meraih pertumbuhan sambil secara berkelanjutan
mencari kecenderungan dan terus melakukan innovasi produk dan pendekatan baru .
http://putracenter.net/2008/12/23/definisi-kewirausahaan-entrepreneurship-menurut-para-ahli/
Langganan:
Postingan (Atom)