Entri Populer

Jumat, 15 Maret 2013

Ruang Lingkup Laporan Keuangan


A.    Definisi Laporan Keuangan
      Laporan Keuangan adalah laporan yang dirancang untuk para pembuat keputusan, baik di dalam maupun di luar perusahaan, mengenai posisi keungan dan hasil usaha perusahaan.
      Menurut Standar Akntansi Keuangan (SAK) tahun 1996, tujuan laporan keuangan adalah untuk memberikan informasi yang menyangkut posisi keuangan, kinerja serta perubahan posisi keuangan suatu perusahaan yang bermanfaat bagi sejumlah besar pemakai dalam pengambilan keputusan ekonomi.
B.     Karakteristik Kualitatif Laporan Keuangan
1.      Dapat Dipahami
            Kualitas penting informasi yang ditampung dalam laporan keuangan adalah kemudahannya untuk segera dipahami oleh pemakai.
2.      Relevan
            Agar bermanfaat informasi harus relevan untuk memenuhi kebutuhan pemakai dalam proses pengambilan keputusan.
3.      Andal
            Informasi memiliki kualitas andal jika terbebas dari pengertian yang menyesatkan, kesalahan material(cukup berarti), dan dapat diandalkan pemakainya sebagai penyajian yang tulus atau jujur atas data yang seharusnya isajikan atau yang secara wajar diharapkan dapat disajikan.
4.      Dapat Dibandingkan
            Laporan Keuangan harus dapat dibandingkan antar periode untuk mengidentifikasi kecenderungan/trend/posisi dan kinerja keuangan. Laporan keuangan juga arus dapat dibandingkan antar perusahaan sejenis untuk mengevaluasi posisi keungan, kinerja serta perubahan posisi keuangan secara relative.
C.     Pemakai Laporan Keuangan
1.      Pihak Internal : Manager, Pegawai.
2.      Pihak Eksternal : Pemegang saham, Investor, Kreditur, Bank/lembaga, Pemerintah.
D.    Jenis Laporan Keuangan
1.      Neraca
            Neraca (balance sheet) adalah Laporan keuangan yang disusun secara sistematis yang menggambarkan posisi keuangan perusahaan pada suatu saat tertentu yng terdiri dari aktiva, kewajiban dan modal. Neraca dapat disusun dalam bentuk Akun /Skontro (Account Form) dan bentuk Laporan (Report Form).
2.      Laporan Laba Rugi
            Laporan Laba Rugi (profit and loss statement) adalah laporan keuangan yang memberikan informasi keberhasilan yang dicapai atau kegagalan yang menimpa sutu perusahaan dalam rangka menjalankan usahanya selama jangka waktu (periode) tertentu yang dinilai dengan jumlah satuan uang. Laporan laba rugi dapat disusun dalam bentuk Single Step dan bentuk Multiple Step.
3.      Laporan Perubahan Ekuitas
            Laporan Perubahan Ekuitas (capital statement) adalah suatu laporan atau informasi yang menggambarkan perubahan yang terjadi atas ekuitas pada suatu periode.
4.      Laporan Arus Kas
            Laporan Arus Kas (cash flow statement) adalah salah satu bentuk laporan keuangan yang menyajikan informasi kas sehubungan dengan kegiatan operasional, investasi, pembiayaan, dan transaksi non anggaran yang menggambarkan saldo awal, penerimaan, pengeluaran, dan saldo akhir kas selama periode tertentu.
5.      Catatan Atas Laporan Keuangan
            Catatan atas laporan keuangan merupakan penjelasan naratif atau rincian dari angka yang tertera dalam laporan laba rugi, neraca, dan  laporan arus kas.




Daftar Pustaka :
Sucipto, Toto, et al. 2006. Siklus Akuntansi Perusahaan Jasa, Akuntansi 1A. Jakarta: Yudhistira.
Horngren, T. Charles, Jr. Harrison T. Walter. 2007. Akuntansi:19, Edisi 7, Jilid 1. Jakarta:             Erlangga.

Senin, 26 November 2012

PENYUSUTAN AKTIVA TETAP




1.      Pengertian Penyusutan Aktiva Tetap
      Penyusutan Aktiva Tetap adalah alokasi harga perolehan aktiva tetap kepada peiode-periode akuntansi dalam masa penggunaannya.

2.      Faktor - Faktor Yang Menentukan Besarnya Penyusutan
         * Harga Perolehan
      Semua pengeluaran yang berhubungan dengan perolehan dan penyiapannya sampai aktiva tetap yang bersangkutan siap dioperasikan.
         * Nilai Residu
      Taksiran nilai aktiva tetap setelah habis masa penggunaanya.
         * Umur Ekonomis
      Taksiran masa penggunaan aktiva tetap, dihitung sejak mulai dioperasikan sampai saat aktiva tetap yang bersangkutan secara ekonomis diperkirakan sudah tidak menguntungkan lagi.
         * Metode Penyusutan
      Digunakan untuk menentukan besarnya penyusutan yang menjadi beban tiap periode akuntansi.

3.      Metode Penyusutan Aktiva Tetap
         * Metode Garis Lurus
      Beban penyusutan tiap tahunnya sama.
      Rumus :



 
 
         * Metode Jumlah Angka Tahun
      Penyusutan untuk tiap tahun penggunaan aktiva tetap jumlahnya menurun.
      Rumus :



 
         * Metode Saldo Menurun
      Penyusutan tiap tahun penggunaan aktiva tetap ditentukan berdasarkan persentase tertentu yang dihitung dari harga buku pada tahun yang bersangkutan. Persentase penyusutan ditetapkan sebesar dua kali persentase penyusutan menurut metode garis lurus.




         * Metode Satuan Jam Kerja
      Penyusutan ditetapkan berdasarkan jam kerja yang dapat dicapai dalam periode yang bersangkutan.









     * Metode Satuan Hasil Produksi
        Beban penyusutan ditetapkan berdasarkan jumlah satuan produk yang dihasilkan dalam peiode yang bersangkutan.



 




 






Sumber : Hendi Soemantri, Memahami Akuntansi Seri B, Armico, 2004, Bandung.

PENGELOLAAN KREDIT




1. Pengertian Pengelolaan Kredit
      Pengelolaan Kredit adalah pengelolaan piutang yang timbul dari transaksi penjualan barang dengan pembayaran kredit.

2. Kegiatan Bagian Kredit
 * Identifikasi Pelanggan 
             Bertujuan agar penjualan kredit dilakukan kepada pembeli yang tepat, baik tingkat bonafiditasnya maupun batas maksimal kredit yang diterimanya. Data yang diperlukan yaitu lamanya menjadi pelanggan perusahaan, besarnya kredit maksimal yang pernah diberikan, kelancaran pengembalian krdit pada periode-periode yang lalu, status kredit yang sedang berjalan, dan kondisi perusahaan pelanggan yang sedang berjalan (data ekstern). 
        * Analisa Kelayakan Kredit
        Merupakan kegiatan pengumpulan dan analisis data yang relevan dengan tingkat kemampuan pengembalian kredit dan bonafiiditas pelanggan yang mengajukan order kepada perusahaan.    
        * Penilaian Kelayakan Kredit
-          Character : watak atau karakteristik dari calon debitor.
-          Capacity : kemampuan calon debitor dalam menjalankan usahanya.
-          Capital : modal yang dimilki calon debitor.
-          Condition of Economy : kondisi ekonomi calon debitor yang dapat mempengaruhi usahanya.
-          Collateral : jaminan dalam bentuk harta yang dimiliki oleh calon debitor.       
         * Penentuan Besarnya Kredit
         Merupakan besarnya kredit yang diperkirakan tepat diberikan kepada pelanggan dipandang dari kepentingan pengamanan piutang.

3.      Dokumen - Dokumen Yang Diperlukan
            * Daftar Order Penjualan
               Berisi tentang nama pengirim order, besarnya order dan kredit yang diberikan.       
            * Daftar Pelanggan
               Berisi tentang data-data dari para pelanggan dan tingkat kebonafiditas dari masing-masing pelanggan. 
            * Daftar Usaha Piutang
         Digunakan untuk menentukan status kredit langganan.





Sumber : Hendi Soemantri, Memahami Akuntansi Seri B, Armico, 2004, Bandung.